Career switch bisa dilakukan jika kamu sudah mempertimbangkan alasan pindah kerja berikut ini!
Posted: Tuesday, Jan 31, 2023
Updated: Tuesday, Oct 03, 2023
Posted: Tuesday, Jan 31, 2023
Share:
Hanindito Buwono
Seseorang bisa saja merasa jenuh jika melakukan pekerjaan yang begitu-begitu saja.
Hal ini tentunya bisa membuat seorang karyawan untuk berkeinginan bekerja di tempat lain agar kehidupan profesionalnya jauh lebih baik.
Punya keinginan untuk bekerja di tempat lain biasa disebut career switch dan itu tidak hanya berlaku pada posisi pekerjaan saja, tapi juga pindah pada jenjang karier.
Maka dari itu, kali ini MyEduSolve akan menjelaskan kepadamu pengertian, penyebab, serta hal apa saja yang perlu dipersiapkan jika ingin melakukan career switch.
Simak penjelasannya berikut ini, ya!
Pengertian Career Switch
Menurut Indeed, career switch adalah sebuah keadaan saat kamu punya keinginan mengejar pekerjaan di luar posisi kamu saat ini.
Melakukan career switch tidak harus berpindah dari perusahaan saat ini, melainkan bisa juga berpindah ke divisi lain di perusahaan yang sama.
Contohnya, kamu bisa saja berpindah dari divisi marketing ke divisi HR di perusahaan yang sama, dengan alasan kamu merasa bekerja di bidang HR memiliki tujuan karier yang jelas.
Perubahan seperti itu tentunya tidak mudah untuk dijalani dan bisa berdampak kepada perbedaan gaji, namun menurut CareerFoundry hal tersebut bisa diatasi dengan kamu mengambil kursus online.
Selain itu, jika kamu ingin melakukan career switch berikut adalah manfaatnya yang bisa kamu rasakan:
Career switch bisa menjadi cara mempelajari skill baru
Memperluas wawasan dan pengetahuan
Menambah koneksi profesional dan networking
Baca juga: PKWT dan PKWTT: Perbedaan yang Wajib Diketahui Pekerja!
Penyebab Career Switch
Flexjob menjelaskan setidaknya ada 5 penyebab jika seseorang ingin melakukan career switch, yaitu:
Gaji yang tidak sesuai ekspektasi
Tentunya kamu bekerja ingin digaji sesuai dengan ekspektasi dan workload yang dikerjakan.
Namun, jika gaji yang kamu dapatkan tidak sesuai ekspektasi, keinginan career switch bisa lebih besar.
Saat ini, pekerjaan yang diidamkan oleh karyawan untuk melakukan career switch adalah industri teknologi seperti bidang IT dan digital marketing.
Kepuasan bekerja
Kepuasan dalam bekerja bisa jadi penentu kamu saat melakukan career switch.
Dalam bekerja, tentunya kamu ingin kinerjamu diapresiasi dan memiliki dampak yang signifikan bagi perusahaan.
Namun, jika kamu merasa pekerjaanmu tidak memiliki dampak dan minim mendapatkan apresiasi yang cukup, career switch di perusahaan lain bisa jadi pilihan yang dipertimbangkan.
Budaya perusahaan yang toxic
Jika kamu merasa budaya perusahaan tempat kamu kerja kurang cocok atau toxic, itu bisa menjadi alasan untuk melakukan career switch.
Biasanya, masalah internal yang sering dijumpa oleh karyawan yaitu lingkungan kerja dan pemimpin yang toxic.
Pastinya kalau kamu mengalami hal seperti itu secara terus menerus akan merasa capek yang luar biasa, maka dari itu pindah kerja ke perusahaan lain bisa jadi opsi yang bisa dipertimbangkan.
Work from home
Sejak pandemi, sistem kerja work from home sudah menjadi hal yang diinginkan oleh karyawan.
Mengapa demikian? Bekerja di perusahaan yang memiliki sistem kerja work from home akan membuat karyawan merasa lebih fleksibel dalam work life balance-nya.
Oleh karena itu, tidak jarang jika banyak karyawan ingin melakukan career switch ke perusahaan yang memiliki sistem kerja work from home.
Perubahaan arah hidup
Seiring bertambahnya umur, pastinya kamu akan lebih peka dengan hal yang ada di sekitar dan ingin mencari sesuatu yang terbaik buat dirimu.
Hal tersebut bisa sama dengan karyawan yang sudah bekerja di bidang yang sama, dimana ada kemungkinan perubahan pandangan arah hidup.
Maka dari itu, jika merasa pekerjaan kamu saat ini sudah mulai tidak selaras dengan tujuan hidup, maka career switching bisa kamu lakukan.
Baca juga: Generalist vs Specialist: Pengertian dan Perbedaan yang Perlu Diketahui
Hal yang Perlu Dipersiapkan
Jika kamu sudah memutuskan untuk melakukan career switch, setidaknya ada 3 hal yang perlu kamu persiapkan, seperti:
Lakukan refleksi terlebih dahulu
Kalau kamu sudah yakin dengan keputusanmu dalam melakukan career switch, kamu perlu merefleksikan beberapa poin penting dahulu.
Contohnya, kamu perlu merefleksikan apakah skill dan pengalamanmu saat ini berguna serta punya dampak yang signifikan.
Selain itu, kamu juga perlu merefleksikan jika pekerjaanmu saat ini bisa menunjang karier yang ingin kamu tuju.
Jika sudah melakukan dan menemukan jawabannya, kamu bisa mempertimbangkan untuk melakukan career switch dan tidak pindah kerja dengan alasan yang tidak berbobot.
Mencari peluang kerja yang lebih baik
Kamu sudah melakukan refleksi, sekarang kamu bisa mulai mencari peluang kerja yang lebih baik.
Hal yang harus kamu tekankan saat mencari peluang kerja yaitu mencari pekerjaan yang selaras dengan tujuan kariermu.
Maka dari itu, kamu harus pastikan skill dan pengalamanmu sudah sesuai untuk melamar pekerjaan yang sesuai denganmu.
Menyusun rencana career switch
Langkah ini bisa dilakukan jika 2 hal yang diatas sudah kamu lakukan.
Menyusun rencana career switch seperti mempersiapkan CV, resume, serta portofolio bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan keseluruhan proses lamaran kerja.
Melakukan hal tersebut tentunya dapat membantu kamu memperlancar proses career switch secara mulus.
Demikian penjelasannya, MESFriend! Jika kamu punya pertanyaan seputar tips karier dan kesehatan mental namun bingung harus bertanya ke siapa, bisa kamu ceritakan ke HR Profesional dan Psikolog MyEduSolve hanya di #TalkToDIAN, ya!
Hanindito Buwono
Posted: Tuesday, Jan 31, 2023
Updated: Tuesday, Oct 03, 2023
Share:
2,429
No Available Bundling Promo
Pengembangan Skill
Apa Itu PowerPoint dan Manfaat yang Bisa Kamu Raih
Posted: 6 months ago
8 Min Read
Kenanga Admin
Pengembangan Diri
Workplace Bullying: Pengertian, Dampak, dan Cara Mengatasinya
Posted: 6 months ago
8 Min Read
Kenanga Admin
What topics are you interested in learning more about? We want to hear from you! Share with us your feedback and article suggestions for our blog.