Filosofi Warna Dalam Dunia Desain

Desain tidak bisa dipisahkan oleh unsur warna, warna sendiri memiliki peran besar dalam desain. Warna membangkitkan estetika dalam sebuah karya. Simak ulasan filosofi warna selengkapnya di artikel ini!

Posted: Tuesday, Jul 19, 2022

Updated: Monday, Sep 26, 2022

author:Mardion Siregar

Mardion Siregar

| Posted: Tuesday, Jul 19, 2022

Share:

Filosofi Warna Dalam Dunia Desain cover

Dunia desain grafis tak bisa jauh dari unsur-unsur seperti garis, bentuk, dan sebagainya. Namun, ada unsur yang tak kalah penting lainnya di dalam desain grafis, yaitu warna. Selain berguna agar tidak menimbulkan kesan membosankan, warna juga memiliki peranan lain yang sangat besar dalam desain.

Tak ubahnya peran garam dalam masakan, warna juga sangat penting dalam dunia desain grafis. Warna bukan hanya membangkitkan estetika kita atau menunjukkan kepribadian kita di mata orang dalam melihat sebuah karya, warna identik dengan keseharian dan kebiasaan maupun jati diri seseorang.

Warna bisa juga kita jabarkan seperti awal dari kecerdasan. Orang yang bisa menyebut warna/paduan warna/pemilihan warna yang tepat adalah orang-orang yang cerdas. Warna juga bisa sebagai ungkapan yang kaitannya sangat dekat dengan kehidupan sosial manusia

Warna dapat memberikan tujuan, makna dan arti yang dapat menunjukkan kepribadian atau branding dari suatu perusahaan. Maka dari itu pemilihan warna harus dilakukan secara seksama agar dapat membangun persepsi yang tepat di masyarakat mengenai brand yang sedang dibangun.

Sebagai seorang desainer, ada baiknya untuk mengetahui apa arti atau filosofi yang dimiliki oleh sebelum memutuskan untuk menggunakannya, misal di logo suatu perusahaan, agar sesuai dengan tujuan dari perusahaan tersebut. Apa saja makna yang terdapat pada warna-warna tersebut? Simak terus artikel ini!

Fungsi Warna dalam Desain Grafis

Sebelum mengenal lebih dalam tentang filosofi warna, terlebih dahulu kamu harus tahu mengenai fungsi warna dalam desain. Karena dengan mengetahui fungsi warna, seorang desainer akan dapat lebih memahami apa yang diinginkan kliennya serta paham kapan saat yang tepat untuk mengaplikasikan sebuah warna pada karya desain grafisnya. Berikut fungsi warna yang perlu untuk diketahui:

Fungsi  Alamiah

Saat mata melihat sebuah warna, secara alamiah otak akan memproses dan membandingkan, benda apa yang warnanya serupa dengan warna yang dilihat. Artinya, warna-warna dari benda yang dilihat dalam kehidupan sehari-hari tanpa sadar telah tertanam kuat dan mempengaruhi pikiran serta menciptakan sifat objek secara nyata, misalnya: warna biru untuk mengasosiasikan langit dan laut, hijau untuk tumbuhan dan sebagainya.

Fungsi Psikologis

Segala sesuatu yang ada di sekitar termasuk warna berkaitan dengan psikologi manusia. Bahkan, menurut hasil penelitian warna dapat dikaitkan dengan kejiwaan seseorang. Sehingga dengan warna kepribadian dan karakter seseorang akan dapat diketahui dengan cepat dan tepat. Misalnya seseorang yang berkarakter introvert cenderung menyukai warna-warna cerah.

Fungsi Identitas

Identitas sebuah komunitas, organisasi, institusi, perusahaan dan kelompok seringkali dapat dikenali dari warna khas yang digunakan. Misalnya warna hijau identik dengan organisasi NU, biru dengan Muhammadiyah, Merah identik dengan PDI Perjuangan dan sebagainya.

Fungsi Pembentuk Objek

Selain menambah aspek keindahan, warna juga merupakan elemen pembentuk diferensial dengan objek lain. Contohnya sebuah ruangan yang dindingnya dicat dengan warna favorit seseorang, maka akan menciptakan keindahan tersendiri bagi orang tersebut.

Baca Juga: Peran Penting Tipografi Dalam Desain

Fungsi Struktural

Warna dengan fungsi strukturalnya perlu dipahami seorang desainer, karena dengan warna sebuah informasi dapat dibedakan dengan informasi yang lain dan dengan warna pula struktur informasi dapat diurutkan berdasarkan skala prioritas. Sehingga dengan warna sebuah informasi dapat lebih mudah disampaikan dan diterima pembacanya.

Fungsi Isyarat dan Komunikasi

Lampu lalu lintas merupakan contoh yang mudah dari fungsi isyarat dan komunikasi yang menyertai warna. Dalam desain grafis pun demikian juga, warna dapat berperan dalam menyampaikan isyarat dan komunikasi. Untuk itu pemilihan warna harus dipertimbangkan dengan matang, agar ide/gagasan yang ingin dituangkan dapat lebih mudah dipahami oleh mereka yang membaca atau melihat hasil desain lewat warna yang ditampilkan.

Filosofi Makna Warna Dalam Desain

Elemen warna dalam desain grafis mempunyai makna sendiri, namun juga dipengaruhi oleh bidang keilmuan lainya, seperti bidang psikologi dan fengsui. Sehingga warna bisa menjadi sarana untuk lebih mempertegas, memperkuat kesan/tujuan dari sebuah karya desain grafis.

Berikut ini adalah makna dari warna-warna yang sering digunakan:

Merah

Merah sering berkaitan dengan gairah, cinta, sifat yang menggebu-gebu, suatu yang agresif dan juga keberanian. Merah juga dikaitkan dengan kekuatan, bahaya, darah. Warna ini juga menjadi warna yang mampu menarik selera makan bagi yang melihatnya. Brand yang memakai warna ialah Netflix, McDonald’s, KFC, dan lain-lain.

Hijau

Hijau digunakan untuk hal-hal yang berhubungan dengan alam dan sesuatu yang alami, seperti rumput, pepohonan. Warna ini dapat diartikan sebagai alami, kesehatan, ketenangan, stabil, dan sering juga dikaitkan dengan uang. Hijau juga berkaitan dengan pembaharuan seperti penggunaannya pada lambang recycle. Inilah yang menjadi alasan kenapa brand-brand yang berkampanye mengenai energi bersih menggunakan warna ini di logonya. Contohnya Grab, Gojek, Spotify dan Tokopedia.

Biru

Warna yang satu ini memberikan kesan percaya diri, keteraturan, keamanan, cerdas, dan rileks. Karena itulah, warna ini bisa digunakan sebagai terapi untuk penyembuhan insomnia, meringankan sakit kepala dan lain sebagainya. Warna ini sering ditemukan pada logo perbankan seperti BCA, BNI, BRI dan lain-lain karena sifatnya yang memberikan kepercayaan.

Kuning

Kuning mewakili kehangatan, kebahagiaan, energi, ceria, dan harapan. Warna kuning muda dan kuning tua juga memiliki arti yang berbeda. Kuning muda melambangkan keceriaan dan kelembutan, sedangkan kuning tua melambangkan elegan dan mewah. Warna kuning juga mudah menarik perhatian orang karena penampilannya yang dapat dilihat dari kejauhan. Contohnya penggunaan warna kuning di logo Shell dan logo McDonald’s yang sudah melekat pada brand-brand tersebut.

Coklat

Warna ini memberikan kesan yang hangat, nyaman dan aman. Warna coklat juga menjadi warna bumi atau tanah. Selain itu, coklat memberikan kesan tahan lama, kenyamanan dan sesuatu yang manis pada khalayak. Coklat juga Namun, apabila warna ini terlalu banyak digunakan dapat menimbulkan kesan kaku dan kolot. Contoh brand yang menggunakan warna ini adalah JCO.

Baca Juga: Sertifikasi Adobe Certified Professional

Putih

Putih sendiri memiliki makna yang bersifat murni, bersih, menetralkan, dan mengacu pada kebaikan. Warna ini biasanya dikombinasikan dengan warna-warna lain agar dapat menjadi penyeimbang dari warna-warna lainnya. Karena sifatnya yang mencerminkan kebaikan, suci inilah kenapa warna ini sering digunakan untuk gaun pengantin dan penggambaran peri atau malaikat. Warna ini juga menimbulkan kesan minimalis, simpel namun memiliki makna yang besar. Contoh brand yang menggunakan warna ini adalah Apple, Samsung yang dikombinasikan dengan warna biru.

Hitam

Setelah putih, ada hitam yang menjadi lawan alaminya. Hitam menggambarkan kekuatan, misteri, ketakutan, keanggunan, dan kesedihan. Pada kebudayaan Barat, warna ini digunakan untuk melambangkan kematian dan kesedihan, dan bahkan warna ini sering dihubungkan dengan hal-hal yang bersifat mistis. Untuk brand, warna ini digunakan untuk menunjukkan kecanggihan, kesan anggun, kemakmuran. Brand yang menggunakan warna ini antara lain Adidas, Sony, Dior dan lain-lain.

Masih banyak faktor lain yang dapat menjadi pertimbangan seorang desainer dalam menentukan warna apa yang akan diaplikasikan ke hasil desainnya seperti unsur-unsur budaya yang ada dan lain-lain. Namun, dengan mengetahui arti atau filosofi yang terdapat pada suatu warna juga dapat memudahkan desainer dalam pemilihan warna.

Digabungkannya filosofi warna tersebut dengan faktor-faktor lain dapat menghasilkan hasil desain yang lebih baik lagi dan sesuai dengan keinginan klien.

Kamu dapat mengaplikasikan berbagai warna pilihanmu dengan mengikuti Design Challenge yang diadakan oleh MyEduSolve dengan tema ‘Glimpse of Our Childhood’ dalam rangka memperingati hari anak, MyEduSolve mengajak kamu untuk memvisualisasikan memori indah masa kecilmu.

Pemenang dari Design Challenge akan mendapatkan sertifikasi resmi dari Adobe Certified yang berlaku seumur hidup, lho MESFriends!


Article Tag:

filosofi warnapaletmakna warnadesain

Category:

Kreatif

Written By

author:Mardion Siregar

Mardion Siregar

Content Writer

Articles Info

author:Mardion Siregar

Mardion Siregar

Filosofi Warna Dalam Dunia Desain

Posted: Tuesday, Jul 19, 2022

Updated: Monday, Sep 26, 2022

Article Tag:

filosofi warnapaletmakna warnadesain

Category:

Kreatif

Share:

455

Recommended Articles

Suggest a Topic

What topics are you interested in learning more about? We want to hear from you! Share with us your feedback and article suggestions for our blog.