Shop

Arrow Right

My Cart

Arrow Right

Jenis Desain Layout Paling Penting untuk Designer

Pelajari 7 jenis desain layout penting untuk desainer. Dari grid hingga magazine, pahami konsep dan penerapannya. Simak selengkapnya di artikel MyEduSolve!

A journalism graduate now navigating the SEO landscape, I blend journalistic insight with a witty, engaging style, ensuring content is as captivating as it is search-optimized.

Posted: Thursday, Feb 01, 2024

Ditinjau oleh Mentor MyEduSolve

Share:

Jenis Desain Layout Paling Penting untuk Designer cover

Jika kamu menekuni dunia desain, pastilah kamu sudah tidak asing dengan istilah layout. Adanya layout ini mempermudah kerja desainer dalam menyusun elemen-elemen desain supaya isi konten makin atraktif.

Layout tidak hanya dipakai saat membuat poster, tapi juga saat menyusun buku hingga koran. Kalau kamu masih bingung tentang apa itu desain layout, yuk simak artikel ini yang akan mengulas jenis-jenis desain layout secara lengkap. Baca sampai akhir, ya!

Pengertian Desain Layout

Desain layout adalah sebuah proses penyusunan elemen visual maupun tekstual pada sebuah kertas atau layar. Tujuan dibuatnya desain layout untuk menarik perhatian pembaca dan menyampaikan informasi agar pesannya mudah dipahami.

Desain dibuat bukan sekadar untuk membuat suatu karya yang cantik, tapi juga bertujuan sebagai media edukasi dan penyampaian informasi. Nah, supaya informasi ini bisa tersampaikan ke target audiens dengan baik, diperlukan tata letak atau layout yang tepat.

Peran desain layout cukup penting untuk menghubungkan antar elemen grafis, sehingga dapat memadukan isi konten secara utuh.

Jika desain layout sudah sesuai dan bagus, maka target audiens akan tertarik membaca informasi yang tertera pada konten. Di samping itu, penataan layout konten yang tepat juga membantu audiens mencerna konteks informasi dengan baik.

Namun, apabila layout diletakkan asal-asalan, desainnya tak mampu bekerja efektif meski cantik visualisasinya.

Baca juga: Berikut ini 5 Langkah Layouting dan Membuat Majalah di InDesign!

Elemen yang Harus Ada dalam Desain Layout

Supaya desain layout bisa menampilkan hasil yang maksimal, kamu harus menyertakan sejumlah elemen penting di bawah ini. Yuk, perhatikan ada apa saja!

  1. Teks

Elemen teks yang hendak disertakan dalam desain layout memiliki cukup banyak variasi dan biasanya dibedakan berdasarkan jumlah kata yang akan diletakkan di posisi tertentu. Kadang-kadang terdapat juga gambar visual yang membutuhkan tambahan teks untuk memperjelas konteks.

Pada elemen teks ini, secara garis besar teks terbagi ke dalam empat jenis, yakni title, heading, sub-heading, dan paragraph.

  1. Gambar

Gambar sangat efektif untuk menarik perhatian orang-orang. Dalam desain layout, gambar yang dipakai bisa berupa foto, ilustrasi, animasi grafis, dan aneka bentuk visual lainnya.

Peran gambar menjadi elemen kunci untuk berkomunikasi dengan target audiens secara efektif dan tak jarang hingga menimbulkan emosi pada pembacanya. Di samping itu, gambar tidak hanya jadi pelengkap desain, tapi juga dapat menyempurnakan konten teks dan meningkatkan kualitasnya.

  1. Garis

Garis juga menjadi elemen penting yang sebaiknya dimasukkan dalam susunan desain layout. Fungsinya untuk membagi kolom pada konten, sehingga jarak antara teks dan gambar tidak terlalu berdekatan.

  1. Desain Bentuk

Para desainer banyak yang menguji kreativitas mereka dalam penyusunan layout dengan menambahkan desain bentuk ke dalam konten untuk mempercantik visualisasi layout. Namun, disarankan desain bentuk yang ditambahkan ke dalam konten jangan sampai mengurangi esensi materi dan informasi yang disampaikan.

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Adobe InDesign Adalah Platform Layouting Terbaik

Jenis-Jenis Layout

Banyak yang mengira jika desain layout hanya dilakukan saat membuat sebuah poster, tapi ternyata ketika menyusun sebuah buku, editor juga perlu menyusun desain layout-nya supaya isi bacaan lebih mudah dibaca dan dimengerti. Selain itu, juga masih terdapat beberapa jenis layout lainnya yang perlu kamu ketahui. Apa sajakah itu?

  1. Mondrian

Bentuk layout Mondrian berdesain asimetris serta menerapkan sejumlah warna cerah, contohnya biru, merah, dan kuning. Kemudian, setiap kolom dibatasi dengan garis warna hitam agar susunannya tampak lebih teratur.

Layout Mondrian kerap ditemui pada poster majalah, poster sinema, dan spanduk-spanduk aktivitas organisasi.

  1. Axial

Layout Axial merupakan jenis tata letak yang menonjolkan gambar atau visual. Supaya daya tarik visual makin kuat, umumnya gambar diletakkan di tengah poster dan elemen lainnya ditempatkan di sisi sampingnya.

Kebanyakan layout Axial dipakai pada katalog produk, majalah, koran, ataupun poster-poster pemasaran.

  1. Big Type

Layout Big Type menggunakan teks berukuran besar sebagai komponen utama dalam desainnya dengan tujuan menarik perhatian audiens. Apabila terdapat tambahan gambar lainnya, biasanya hanya dipakai sebagai pelengkap.

Pada model tata letak Big Type ini penulisan judul dan huruf awal pada sebuah kalimat sengaja dibuat berukuran besar agar audiens dapat memperhatikan pesan utama dari produk yang diiklankan. Tidak heran model Big Type kerap dipakai di brosur iklan atau undangan.

  1. Picture Window

Seperti namanya, model layout Picture Window sengaja membuat rasio gambar lebih besar dengan tampilan close-up supaya dapat menarik perhatian audiens dengan cepat.

Umumnya gambar ditempatkan di bagian atas. Lalu, judul dan kata-kata deskripsi singkat diletakkan di bagian bawah. Dikarenakan komposisi gambarnya jauh lebih besar daripada teksnya, layout Picture Window lebih tepat dipakai untuk promosi sebuah produk.

Baca juga: Cara Membuat Moodboard Untuk Inspirasi Desain!

  1. Multi Panel

Model layout Multi Panel ini juga sering jadi pilihan para desainer untuk mengatur tata letak konten supaya lebih menarik dan unik.

Pada desain layout Multi Panel ini biasanya desainer menyusun konten dengan suatu tema tertentu secara konsisten dan disusun saling terhubung. Kebanyakan jenis layout Multi Panel dipakai pada desain majalah, buku, poster, dan media promosi lainnya.

  1. Silhouette

Silhouette layout adalah model layout yang minimalis dan tidak memasukkan banyak elemen desain. Komponen utama pada desain Silhouette layout terletak pada visualisasi bayangan, komposisi warna, pembiasan warna, dan teks singkat.

Supaya desain layout Silhouette bisa tetap menarik di mata audiens meski tampak sederhana, desainer harus pintar menggunakan komposisi warna dan menonjolkan kesan artistiknya.

  1. Copy Heavy

Apabila kamu bertanya-tanya jenis layout manakah yang sering digunakan untuk mendesain layout buku dan majalah, jawabannya adalah Copy Heavy layout.

Jenis layout Copy Heavy menjadi jenis layout yang berfokus pada teks dibandingkan gambar. Jadi, desainer harus bisa mengatur tata letak teks serta ukuran hurufnya agar lebih enak dibaca.

Dalam layout Copy Heavy, penggunaan gambar sangat terbatas dan biasanya dipakai hanya sebagai ilustrasi pendukung saja. Jika melihat dari rasio teks yang jauh lebih banyak dibandingkan gambar, layout Copy Heavy sering digunakan pada koran, buku, dan artikel.

Itu dia ulasan artikel mengenai desain layout yang wajib kamu ketahui. Kalau kamu tertarik menjadi desainer dan ingin belajar bagaimana cara membuat layout buku, tidak ada salahnya kamu mendaftar ke program sertifikasi Adobe Indesign dari MyEduSolve. Kamu juga bisa memilih beragam program sertifikasi lainnya dengan mengakses laman halaman ini.

Sumber:

Layout Design Guide: 7 Tips for Designing a Layout https://www.masterclass.com/articles/layout-design-guide (Diakses Januari 2024)

​​Layout Design: Getting to Know Its Principles & Why Is It So Important to Visual Designs https://www.socialectric.com/post/layout-design-getting-to-know-its-principles-why-is-it-so-important-to-visual-designs (Diakses Januari 2024)

Related Tags

desain layout
indesign
adobe indesign

1,021

Relevant Certifications

Suggest a Topic

What topics are you interested in learning more about? We want to hear from you! Share with us your feedback and article suggestions for our blog.