Shop

Arrow Right

My Cart

Arrow Right

Tips dan Contoh Manajemen Keuangan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, manajemen keuangan sangat penting untuk menjaga keseimbangan keuangan pribadi. Berikut adalah beberapa tips dan contoh manajemen keuangan untuk keseharian!

A journalism graduate now navigating the SEO landscape, I blend journalistic insight with a witty, engaging style, ensuring content is as captivating as it is search-optimized.

Posted: Monday, Jan 22, 2024

Ditinjau oleh Mentor MyEduSolve

Share:

Tips dan Contoh Manajemen Keuangan dalam Kehidupan Sehari-Hari cover

Akhir-akhir ini banyak anak muda yang mengeluh susah menabung. Disinyalir penyebabnya karena generasi milenial dan gen Z lebih banyak menghabiskan penghasilan mereka untuk liburan, ngopi, atau check-out di e-commerce

Jika kamu juga mengalami masalah yang sama, yuk segera perbaiki cara mengelola uang sebelum terlambat.

Artikel ini akan membahas tips dan contoh manajemen keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Penasaran? Baca artikel ini sampai akhir, ya!

Pengertian Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan adalah proses alokasi dana (budgeting), menabung, investasi, dan penggunaan dana dengan tujuan efisiensi keuangan seseorang atau kelompok. Secara sederhananya manajemen keuangan adalah pola pengelolaan finansial yang efektif agar tidak menimbulkan kerugian seperti terjerat pinjaman atau kredit macet.

Pengelolaan keuangan sangat penting dilakukan, baik untuk perusahaan hingga untuk diri sendiri. Dalam menerapkan manajemen keuangan dalam kehidupan sehari-hari, kamu harus menerapkan manajemen gaya hidup.

Seperti apa itu manajemen gaya hidup? Seseorang sebaiknya menyesuaikan gaya hidup sesuai dengan pendapatannya. Jangan sampai pengeluarannya melebihi pemasukan hanya demi memenuhi gaya hidup mewah.

Sebagai permisalan, orang yang tinggal dan bekerja di tengah kota tentu memiliki biaya hidup dan kebutuhan yang lebih besar dibandingkan orang yang tinggal di pedesaan. Karena perbedaan biaya hidup dan kebutuhan itulah aset yang dimiliki orang kota biasanya tidak sebanyak orang yang tinggal di desa.

Tidak hanya itu, faktor lainnya yang menyebabkan orang kota memiliki aset lebih sedikit adalah karena tingkat konsumtifnya lebih tinggi dibandingkan orang desa, sebab  penghasilannya sering dihabiskan untuk berbelanja, liburan, atau bersosialisasi. Maka dari itu, anak muda harus mengetahui pentingnya manajemen keuangan pribadi sedini mungkin dan mulai belajar mengatur keuangan.

Baca juga: Rumus Excel untuk Mengatur Pemasukan dan Pengeluaran

Tujuan Mengelola Keuangan Pribadi

Setelah mengetahui pengertian dan konsep manajemen keuangan pribadi, yuk ketahui apa saja tujuan dan manfaat pengelolaan keuangan pribadi yang baik. Berikut penjabarannya.

  1. Menjaga Cash Flow

Penting untuk menjaga cash flow dalam pengelolaan finansial pribadi. Caranya dengan memantau terus pengeluaran dan jangan sampai jumlahnya lebih besar daripada pendapatan. Apabila kebiasaan boros tidak dihentikan, maka akan berdampak pada keuangan kamu di masa depan.

  1. Menekan Pemborosan

Pemborosan bisa terjadi karena kurangnya kedisiplinan diri dalam mengatur keuangan. Salah satunya karena tidak bisa menekan keinginan untuk membeli barang-barang tersier secara impulsif. Maka, agar pola manajemen keuangan semakin baik, kamu harus bisa menahan diri agar tidak membeli barang-barang diskon yang tidak kamu butuhkan.

  1. Semakin Tahu Skala Prioritas

Dengan menerapkan manajemen keuangan yang ketat, kamu jadi semakin paham tentang skala prioritas. Kamu akan lebih berhati-hati dalam menggunakan uang. Misalnya kamu jadi berpikir dua kali sebelum membeli baju baru dan lebih memilih menyimpan uangmu untuk mengisi token listrik yang jadi kebutuhan primer.

  1. Memiliki Rencana Keuangan Masa Depan

Jika kamu sudah bisa mengelola keuanganmu sendiri, biasanya kamu akan memiliki perencanaan keuangan masa depan. Contohnya mulai sadar menabung, mempersiapkan uang pensiun, berinvestasi, dan memasukkan uang ke tabungan deposito.

Baca juga: Project Management di Era Digital

Contoh Manajemen Keuangan Pribadi

Supaya pemahamanmu lebih optimal lagi, yuk simak apa saja contoh manajemen keuangan pribadi yang bisa kamu praktekkan di kehidupan sehari-hari. Apa saja?

  1. Menyusun Catatan Pengeluaran dan Pemasukan

Cara paling dasar untuk memulai pengelolaan keuangan adalah dengan menyusun arus kas harianmu, yaitu dengan mencatat pengeluaran dan pemasukanmu setiap hari. Melalui catatan tersebut, kamu dapat memperkirakan total pengeluaranmu dalam satu bulan dan melakukan evaluasi apabila ternyata pengeluaran lebih besar dibanding pendapatan.

  1. Melakukan Budgeting

Budgeting sangat penting diterapkan dalam manajemen keuangan. Budgeting diperlukan agar kamu bisa mengalokasikan pendapatan dengan lebih bijak, tidak keluar track, dan menekan pemborosan.

Salah satu metode budgeting yang bisa kamu terapkan adalah metode 10-20-30-40, yakni 10% dari pendapatan untuk keperluan sosial, 20% pendapatan untuk keinginan, 30% pendapatan untuk ditabung, dan 40% pendapatan untuk kebutuhan.

  1. Menghindari Hutang

Banyak orang mengalami masalah keuangan akibat terjerat dari hutang. Bahkan tak jarang ada yang gali lubang tutup lubang dan terjerat ke hutang yang semakin besar. Sebaiknya hindari hutang, tapi jika kamu memang terpaksa melakukan pinjaman, pastikan jika pendapatanmu mencukupi untuk membayar cicilannya tanpa mengganggu cash flow.

  1. Tambah Penghasilan 

Jika kamu sudah menghitung pengeluaran bulananmu besar dan tidak bisa ditekan lagi, solusinya adalah mencari tambahan penghasilan. Ada banyak cara untuk mencari pekerjaan sampingan. Kamu bisa bekerja sebagai freelance, berdagang, menjadi content creator, dan sebagainya.

  1. Sisihkan Uang untuk Keadaan Darurat

Sering kali cash flow terganggu akibat pengeluaran dadakan yang jumlahnya tidak sedikit, misalnya karena kecelakaan, barang tercuri, dan lain-lain. Oleh karena itu, penting untuk menyisihkan sebagian dari penghasilanmu untuk tabungan darurat.

Tabungan darurat ini hanya boleh dipakai saat keadaan mendesak saja. Namun, kamu tak perlu merasa terbebani karena tabungan darurat cukup dialokasikan sebesar 5-10% dari penghasilanmu.

Baca juga: Apa Pentingnya Pelatihan dan Sertifikasi Project Management?

  1. Mulai Berinvestasi

Investasi menjadi salah satu metode untuk menjaga nilai aset yang kamu miliki saat ini. Kurang tepat jika kamu hanya menabung dan mengendapkan uangmu di rekening selama bertahun-tahun, karena uang tersebut akan menyusut akibat terjadi inflasi. Maka, solusinya dengan mulai berinvestasi demi menjaga nilai aset dan berpotensi mendatangkan untung di masa depan.

Ada banyak pilihan investasi yang dapat dicoba. Dari yang paling mudah berupa investasi emas, investasi reksadana, tabungan deposito, dan investasi yang paling besar berupa properti.

Itu dia rangkuman penjelasan seputar tips dan contoh manajemen keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, tingkatkan literasi keuanganmu demi masa depan yang lebih cerah dengan mendaftar ke program Intuit Personal Finance dari MyEduSolve. Info program sertifikasi menarik lainnya dengan akses laman MyEduSolve.

Sumber:

Pentingnya Manajemen Keuangan dalam Kehidupan Sehari-Hari https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-sumut/baca-artikel/14590/Pentingnya-Manajemen-Keuangan-dalam-Kehidupan-Sehari-Hari.html(Diakses Januari 2024)

7 money management tips to improve your finances https://www.capitalone.com/learn-grow/money-management/money-management-tips/(Diakses Januari 2024)


Related Tags

manajemen keuangan
budgeting

804

Recommended Articles

Relevant Certifications

Suggest a Topic

What topics are you interested in learning more about? We want to hear from you! Share with us your feedback and article suggestions for our blog.