Shop

Arrow Right

My Cart

Arrow Right

7 Alasan Resign yang Masuk Akal dan Profesional

Resign atau mengundurkan diri dari pekerjaan adalah bagian dari proses meniti karier untuk menuju tempat bekerja yang baru atau alasan-alasan pribadi lainnya. Simak beberapa alasan resign yang masuk akal dan professional di artikel ini!

Posted: Wednesday, Aug 23, 2023

Share:

7 Alasan Resign yang Masuk Akal dan Profesional cover

Ada beberapa keadaan yang mendorong seseorang untuk resign dari perusahaan tempatnya bekerja saat ini. Ketika sudah mempertimbangkan banyak hal dan memantapkan diri resign, ada masalah lain yang harus dihadapi, yaitu memaparkan alasan resign ke manajer personalia yang belum tentu langsung diterima. 

Lalu, bagaimana cara menjelaskan alasan resign yang masuk akal dan diterima oleh tim manajemen perusahaan? Yuk, simak selengkapnya hanya di artikel berikut.

Alasan Kebanyakan Orang untuk Berhenti dari Pekerjaannya

Apabila kamu sudah berkecimpung di dunia kerja, mungkin kamu sudah biasa melihat pegawai yang keluar-masuk silih berganti. Ada berbagai alasan mengapa seseorang memilih untuk berhenti dari pekerjaannya. Mulai dari masalah beban kerja, gaji, hingga lingkungan kerja.

Mengutip dari The Balance Money, terdapat sebuah survey yang diadakan oleh FlexJobs membahas tentang sebagian besar alasan orang-orang resign dari pekerjaannya.

Kebanyakan orang memilih resign karena: (1) lingkungan kerja yang tidak sehat sebanyak 62%, (2) upah yang kecil sebanyak 59%, (3) manajemen perusahaan buruk sebanyak 56%, dan (4) kurangnya keseimbangan kehidupan dan kerja sebanyak 49%.

Baca juga: Contoh Surat Pengunduran Diri, Dan Cara Membuatnya Sebelum Resign

Kapan Harus Mempertimbangkan untuk Resign dari Pekerjaan?

Membenci pekerjaan yang sedang kamu geluti sekarang, mungkin tidak bisa jadi alasan kuat untuk resign, kecuali kamu sudah diterima di perusahaan baru yang lebih baik.

Meskipun kamu membenci pekerjaanmu sekarang, pasti ada alasan lain yang lebih kuat sehingga kamu tetap bertahan dan menunggu waktu yang tepat untuk resign.

Lantas kira-kira kapan harus mempertimbangkan untuk resign dari pekerjaan? Kamu bisa mulai mempertimbangkan untuk berhenti jika:

  • Perusahaan sedang di ambang bangkrut.

  • Terjadi akuisisi atau merger.

  • Perusahaan mengalami perombakan.

  • Ada tawaran pekerjaan yang lebih menjanjikan.

  • Memiliki passion di industri lain.

  • Melihat peluang di perusahaan lain dengan kompensasi yang lebih baik.

  • Sudah diterima di perusahaan dengan lingkungan kerja dan kepemimpinan yang lebih baik.

  • Keadaan keluarga yang mendesak.

  • Ingin sekolah lagi.

Beberapa Alasan Resign yang Masuk Akal

Kamu mungkin bukan tipe orang yang bisa menyampaikan alasan resign dengan gamblang di hadapan manajer personalia saat mengajukan surat pengunduran diri, sehingga berpikir keras mencari alasan resign yang masuk akal.

Namun, bisa jadi manajer personalia yang kamu hadapi sudah terkenal kerap mempersulit karyawan untuk mengundurkan diri. Nah, kamu bisa mengikuti beberapa alasan resign berikut supaya bisa langsung diterima oleh manajer personalia.

  1. Sudah Mendapat Tawaran Pekerjaan yang Lebih Baik

Salah satu alasan resign yang bisa kamu pakai untuk mengajukan surat pengunduran diri adalah telah mendapat tawaran pekerjaan yang dapat menunjang karir lebih baik lagi.

Sebaiknya jelaskan secara gamblang jika perusahaan baru tersebut menawarkan kompensasi dan jenjang karir yang lebih baik.

Tapi sebelum kamu mengajukan surat pengunduran diri ke manajer personalia, pastikan lagi bila kamu sudah menerima konfirmasi penerimaan di perusahaan baru.

  1. Kondisi Keluarga yang Mendesak

Kamu juga boleh menjadikan keluarga sebagai alasan untuk resign. Apalagi jika kondisi keluarga sedang mendesak, seperti merawat keluarga yang sakit atau harus mengurus bayi.

Baca juga: Memahami Apa Itu Exit Interview dan Contoh Pertanyaannya 

  1. Mencari Perusahaan Lain yang Bisa Mendorong Diri Lebih Berkembang

Siapa yang tidak stres bila terus-menerus bekerja di lingkungan yang toxic? Misalnya harus berjibaku dengan bos yang tidak pernah menghargai kerja kerasmu, berinteraksi dengan rekan kerja yang senang merundung, atau bekerja dengan shift yang berpotensi merusak kesehatan.

Jika tempat kerjamu memiliki tanda-tanda di atas, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengundurkan diri. Jelaskan pada manajer personalia alasanmu untuk resign karena ingin bekerja di lingkungan lain yang bisa membuatmu lebih berkembang.

  1. Melanjutkan Pendidikan

Selanjutnya, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi juga bisa dijadikan alasan resign yang masuk akal. Sebab, manajer personalia akan memandang dirimu memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan karir dengan mengenyam pendidikan tinggi.

Kamu tidak perlu ragu atau takut melepaskan pekerjaanmu demi mengenyam pendidikan, percaya atau tidak pendidikan tinggi akan menunjang kesuksesan karirmu di masa depan.

  1. Ingin Berpindah Industri Karir

Kalau kamu merasa sudah tidak bisa berkembang atau bahkan tidak cocok di pekerjaanmu saat ini dan berakhir memilih untuk shifting karir, kamu bisa menjadikan hal ini sebagai alasan kuat untuk resign.

Manajer personalia biasanya akan menerima alasan ini karena dapat membuka kesempatan bagi orang lain untuk berkarya dan mengembangkan dirinya di perusahaan, sedangkan kamu bisa mengejar mimpimu yang lain.

  1. Jadwal dan Jam Kerja yang Padat

Jadwal dan jam kerja yang padat juga bisa jadi alasan kuat untuk resign. Biasanya alasan ini mudah diterima oleh manajer personalia, karena jadwal kerja yang terlampau padat bisa mengubah pola hidup.

Terutama jika seseorang tersebut memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang merawat keluarga yang membutuhkan perhatian lebih, sehingga mau tidak mau kamu harus mengorbankan pekerjaan.

Baca juga: Fenomena Quiet Quitting, Apakah Itu dan Mengapa Bisa Terjadi? 

  1.  Pindah Tempat Tinggal

Ketika kamu dan keluarga membuat keputusan besar seperti berpindah domisili tempat tinggal, terpaksa kamu harus meninggalkan perusahaan tempatmu bekerja dan mencari kantor yang lebih dekat tempat tinggalmu yang baru.

Manajer personalia pasti akan menerima alasan ini dan tidak akan mempersulit dirimu untuk mengundurkan diri dari perusahaan.

Itu dia tujuh alasan resign yang baik dan diterima oleh divisi manajemen perusahaan. Kalau kamu memiliki kesulitan seputar pekerjaan, karir, atau bahkan masalah di lingkungan pekerjaan, kamu bisa menceritakan semua keluhanmu secara anonim di #TalkToDian.

Sumber:

glints.com

www.indeed.com

www.thebalancemoney.com

Related Tags

alasan resign
pencarian kerja

2,111

Recommended Articles

Suggest a Topic

What topics are you interested in learning more about? We want to hear from you! Share with us your feedback and article suggestions for our blog.