Shop

Arrow Right

My Cart

Arrow Right

Workshop: Pengertian, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya

Workshop adalah salah satu kegiatan pengembangan diri atau skill yang dilakukan secara berkelompok. Simak apa saja manfaat, dan jenis-jenis workshop dalam artikel MyEduSolve berikut ini!

Posted: Wednesday, Sep 13, 2023

Share:

Workshop: Pengertian, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya cover

Pasti kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah workshop. Acara workshop sering diadakan oleh sebuah lembaga atau institusi untuk memberikan edukasi dan ilmu pada pesertanya. 

Yuk, cari tahu lebih dalam tentang workshop, mulai dari pengertian, jenis-jenis workshop, dan manfaat workshop bagi pesertanya. Simak artikel ini sampai selesai, ya!

Pengertian Workshop

Acara lokakarya atau yang lebih sering dikenal dengan istilah workshop adalah sebuah pertemuan interaktif yang terstruktur dan dirancang untuk menyampaikan materi edukatif pada peserta yang mengikuti acaranya.

Pada umumnya acara workshop memang berdurasi lebih lama bahkan bisa sampai berhari-hari, karena ada banyak rangkaian acara di dalamnya.

Rangkaian acara workshop dimulai dari presentasi yang dibawakan oleh pembicara profesional yang sudah ahli di bidangnya. Kemudian ada sesi interaktif seperti tanya-jawab. Lalu dilanjutkan dengan simulasi atau belajar praktek terkait materi yang disampaikan. Tidak lupa menyertakan kegiatan kolaboratif yang melibatkan kerja sama antar peserta.

Rangkaian acara workshop memang banyak dan padat, sehingga membutuhkan banyak persiapan dibandingkan pertemuan bisnis lainnya.

Tujuannya supaya penyelenggaraan acara dapat memberikan hasil yang diharapkan, yaitu peserta dapat belajar pengetahuan baru, belajar bekerja sama dengan orang lain, dan belajar cara menyelesaikan masalah.

Baca juga: Apa Saja Perbedaan Bootcamp dengan Workshop? Berikut Penjelasannya 

Apa Perbedaan Workshop dan Seminar?

Hampir mirip dengan workshop, seminar juga menjadi salah satu acara yang diikuti banyak orang untuk menambah kompetensi, wawasan, dan juga koneksi.

Lantas, apa yang membedakan antara workshop dan seminar? Seminar merupakan acara pertemuan dengan jumlah peserta terbatas dan waktunya lebih singkat. Seminar digelar khusus untuk membahas satu topik atau materi tertentu, contohnya seperti topik kesehatan gigi, Artificial Intelligence, dan sebagainya.

Biasanya orang yang ditunjuk jadi pembicara seminar adalah seorang ahli dan praktisi di bidang yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Dalam acara seminar, pembicara akan membicarakan mengenai satu topik secara detail sambil memberi kesempatan pada peserta untuk sesi tanya-jawab.

Sementara itu, workshop merupakan acara edukatif untuk mempelajari keterampilan dan skill baru dengan mengutamakan kerja sama, pembelajaran secara praktikal, dan partisipasi aktif dari pesertanya. Jumlah peserta workshop lebih banyak dan durasinya jauh lebih lama dari seminar.

Acara workshop juga dipandu oleh seorang ahli, tapi bedanya di acara workshop pembicaranya tidak hanya memaparkan materi secara teori saja, tetapi juga secara praktikal. Selanjutnya, pembicara akan mendorong peserta untuk terlibat aktif pada pembelajaran praktek, sehingga diharapkan peserta dapat menguasai materi yang diberikan.

Jenis-Jenis Workshop

Ternyata workshop terbagi ke dalam empat jenis yang dibedakan berdasarkan objek materi yang disampaikan. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya.

  1. Bootcamp

Bootcamp adalah jenis workshop yang umumnya diselenggarakan secara online selama beberapa hari. Penyelenggaraannya bisa memakan waktu berhari-hari karena materi yang disampaikan cukup banyak dan membutuhkan waktu praktek yang banyak pula.

Peserta bootcamp biasanya sangat banyak, sehingga peserta dapat mengambil peluang untuk menambah koneksi dan komunitas.

  1. Live Training

Selain bootcamp, ada lagi jenis lokakarya yang digelar secara online, yakni live training. Sesuai dengan namanya, metode pelatihan pada workshop ini adalah pembelajaran yang langsung dibimbing oleh mentor secara real time.

Namun, durasi acara workshop live training tergolong pendek karena hanya diadakan beberapa jam saja. Oleh karena itu, materi yang diajarkan biasanya tidak terlalu rumit dan mudah dipraktekkan peserta.

  1. Invitational Workshop

Invitational workshop adalah acara workshop yang berisi mini lesson dari mentor profesional dengan porsi belajar praktek yang lebih banyak. Pelajaran yang diberikan mentor bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan menambah kompetensi para peserta.

Mentor akan ‘mengundang’ para peserta untuk mempraktekkan dan belajar menerapkan strategi dari materi mini lesson yang telah disampaikan secara individu maupun tim.

  1. Constructivist Workshop

Jenis workshop selanjutnya adalah constructivist workshop. Dalam acara constructivist workshop, peserta akan lebih banyak diajak untuk menyelesaikan masalah atas suatu kasus yang diberikan pada mereka.

Mentor akan memberikan kebebasan pada peserta dalam menginterpretasi suatu kasus dan mencari solusi yang sesuai. Jadi, tujuan dari constructivist workshop untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam berpikir kritis dan memecahkan masalah dalam situasi tertentu.

  1. Reflection Workshop

Reflection workshop merupakan jenis acara lokakarya yang mengajarkan peserta akan pentingnya melakukan refleksi dan evaluasi. Refleksi dan evaluasi merupakan proses yang kompleks dan terstruktur.

Dalam acara workshop ini, peserta akan diajarkan oleh mentor cara membuat self-report, umpan balik, dan evaluasi formatif. Tujuannya agar peserta dapat mengembangkan keterampilan metakognitif yang diperlukan di dunia kerja. Selain itu, dengan melakukan refleksi dan evaluasi, diharapkan peserta mampu berpikir panjang sebelum membuat keputusan.

Baca juga: Conference for Educators, Upaya MyEduSolve untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia 

Manfaat Mengikuti Workshop

Tujuan dari penyelenggaraan workshop adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam berkolaborasi, memecahkan masalah, dan bekerja secara terstruktur. Berikut ini deretan manfaat yang bisa kamu dapatkan jika mengikuti workshop.

  1. Membuka peluang untuk menambah koneksi.

  2. Memperkaya pengetahuan dan membuka pandangan baru.

  3. Meningkatkan kemampuan secara teori dan praktikal.

  4. Berjumpa dengan berbagai orang profesional yang sudah ahli di bidangnya.

  5. Belajar tentang hal baru.

  6. Termotivasi untuk lebih produktif.

Itu dia ulasan lengkap mengenai workshop mulai dari pengertian, jenis-jenis workshop, dan deretan manfaat workshop. Tidak ada salahnya untuk mulai rajin mengikuti workshop, karena dapat meningkatkan value kamu sehingga dapat membuka peluang karir di masa depan.

Kalau kamu memiliki masalah di lingkungan kerja atau punya kecemasan terhadap karir, kamu bisa bercerita secara anonim di laman #TalkToDIAN secara gratis.

Sumber:

https://www.lucidmeetings.com

https://eventible.com

https://onlineoutlier.com

Related Tags

workshop
pengembangan diri

980

Recommended Articles

Suggest a Topic

What topics are you interested in learning more about? We want to hear from you! Share with us your feedback and article suggestions for our blog.