Shop

Arrow Right

My Cart

Arrow Right

Cognitive Dissonance: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Apakah kamu sering merasa melakukan sesuatu yang tidak sesuai keinginan? Mari simak penjelasan tentang pengertian cognitive dissonance dan cara mengatasinya!

Posted: Wednesday, Mar 29, 2023

Share:

Cognitive Dissonance: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya cover

Terkadang, kamu akan melakukan sesuatu yang mungkin tidak sesuai keinginan.


Misalnya, dalam konteks pekerjaan kamu pastinya tidak ingin bekerja lembur karena kamu memahami kalau bekerja lembur secara terus menerus memiliki dampak negatif kepada kesehatan.


Alhasil, kamu akan mempertanyakan tindakan kontradiktif tersebut dan hal itu yang dimaksud dengan cognitive dissonance.


Kali ini, MyEduSolve akan menjelaskan kepadamu pengertian, penyebab, hingga cara mengatasi cognitive dissonance melalui artikel ini.


Simak penjelasan berikut ini, ya!


Baca juga: Zoom Fatigue Adalah: Pengertian dan Cara Mengatasinya


Apa Itu Cognitive Dissonance

Menurut Medical News Today, arti cognitive dissonance merupakan kondisi ketidaknyamanan seseorang ketika perilaku atau tindakannya tidak sesuai dengan nilai yang dianut.


Teori cognitive dissonance pertama kali dikemukakan oleh seorang Psikolog bernama Leon Festinger dalam bukunya yang berjudul, “A Theory of Cognitive Dissonance”.


Kondisi ini bisa terjadi karena seseorang selalu membuat keputusan atau melakukan sebuah tindakan berdasarkan kepercayaannya, sehingga jika ada 2 kepercayaan yang berbeda akan timbul rasa tidak nyaman.


Selain itu, cognitive dissonance bisa terjadi karena adanya kamu menerima informasi baru yang tidak sesuai dengan nilai dan kepercayaan yang kamu pegang selama ini.


Untuk lebih detailnya, berikut adalah beberapa tanda-tanda cognitive dissonance yang biasa dirasakan:


  1. Merasa tidak nyaman sebelum melakukan sesuatu dan membuat keputusan.

  2. Mencoba untuk menyesuaikan atau membuat alasan rasional atas tindakan yang kamu lakukan.

  3. Sering merasa bersalah serta menyesali atas yang kamu perbuat.

  4. Melakukan sesuatu karena tekanan sosial atau FOMO.

  5. Seringkali membujuk orang-orang untuk mengikuti keputusan yang kamu anggap benar.

  6. Merasa cemburu saat mendengar berita baik orang lain.

  7. Menghindari beberapa topik atau tugas tertentu.


Penyebab Cognitive Dissonance

Very Well Mind menjelaskan bahwa setidaknya ada 3 penyebab utama seseorang bisa mengalami cognitive dissonance, antara lain:


  1. Keterpaksaan

Kamu pastinya pernah di dalam kondisi yang membuatmu tidak nyaman.


Pada saat kamu berada di situasi tersebut, kamu secara terpaksa harus menyetujui suatu hal yang bertentangan dengan nilai kamu karena demi tujuan pekerjaan atau konflik.


Dengan kamu melakukan hal tersebut, nantinya akan timbul perasaan tidak nyaman dan saat tidak bisa lari dari kondisi tersebut, kamu akan memberikan alasan agar tindakan tersebut dapat diterima.


  1. Pengambilan keputusan

Selanjutnya, saat kamu mengambil keputusan karena pilihan yang terbatas, hal tersebut akan menimbulkan cognitive dissonance.


Contohnya, kamu dan teman-teman kantormu sedang memilih opsi makan siang dan mayoritas setuju untuk makan masakan Jepang.


Namun sebenarnya, kamu tidak menyukai masakan Jepang sehingga kamu akan memilih makanan yang paling bisa kamu toleransi meskipun kamu tidak menyukainya.


Saat berada di kondisi tersebut, kamu akan membangun alasan bahwa keputusanmu benar dan bisa diterima dalam kondisi tersebut.


  1. Informasi baru

Terkadang, menerima informasi baru secara banyak dapat menimbulkan perasaan cognitive dissonance.


Hal tersebut disebabkan kamu akan bingung mana informasi yang benar dan tidak sehingga bisa cocok dengan nilai yang dianut.


Contohnya, kamu mungkin baru saja menonton sebuah video tentang eksploitasi penangkapan ikan.


Kamu yang sebenarnya menyukai masakan ikan jadi mempertanyakan keputusan dalam mengkonsumsi makanan tersebut, bahkan bisa menguranginya.


Baca juga: Affinity Bias adalah Fenomena yang Harus Dihindari Saat Hiring


Cara Mengatasi Cognitive Dissonance

Kamu sudah memahami pengertian hingga penyebab dari kondisi cognitive dissonance, sekarang mari ketahui bagaimana cara mengatasinya.


Pada umumnya, setiap orang bisa mengalami cognitive dissonance dan bahkan kondisi ini tidak dapat dihindari.


Namun, BetterUp menjelaskan setidaknya 3 cara ini bisa kamu lakukan untuk meminimalisir terjadinya kondisi tersebut, yaitu:


  1. Mengubah tindakan → sikap seseorang tidak bisa diubah dalam waktu sekejap, maka dari itu coba secara perlahan ubah kebiasaan yang tidak sama dengan kepercayaan kamu.

  2. Mengubah pikiran → saat seseorang terus mengambil keputusan yang berkontradiksi dengan nilainya, maka pikiran dan keyakinan tersebut perlu dipertanyakan kembali.

  3. Mengubah persepsi atas suatu tindakan → jika kamu tidak ingin mengubah nilai yang kamu anut, kamu bisa mengubah cara pandang atau persepsi atas tindakan tersebut.


Demikian penjelasannya, MESFriend! Jika kamu punya pertanyaan seputar kesehatan mental namun bingung harus bertanya ke siapa, bisa kamu ceritakan secara anonim ke Psikolog dan HR Professional MyEduSolve hanya di #TalkToDIAN, ya!

Articles Info

author:undefined
Kenanga Admin

Cognitive Dissonance: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Posted: Wednesday, Mar 29, 2023

Updated: Wednesday, Apr 24, 2024

Related Tags

Cognitive Dissonance

1,294

Recommended Articles