Shop

Arrow Right

My Cart

Arrow Right

Belajar Rumus IF dan Rumus Predikat Microsoft Excel Dalam Waktu Singkat

Rumus if dan predikat dibutuhkan jika kamu ingin membuat tabel data untuk memilah mana data yang lulus atau tidak lulus di Microsoft Excel. Simak cara penggunaan rumus excel ini di artikel berikut!

Posted: Thursday, Jul 13, 2023

Share:

Belajar Rumus IF dan Rumus Predikat Microsoft Excel Dalam Waktu Singkat cover

Microsoft Excel punya banyak kegunaan karena terdapat bermacam-macam fungsi dan formula yang bisa menyesuaikan keperluan penggunanya. Tidak hanya mengolah data-data administratif saja, Microsoft Excel juga kerap dimanfaatkan oleh para pendidik untuk merekapitulasi nilai akhir para siswa yang berpengaruh pada kelulusan. 

Para tenaga pendidik memanfaatkan rumus Excel IF untuk menentukan lulus tidak lulus. Banyak guru memakai Microsoft Excel untuk merekapitulasi nilai-nilai siswa karena sangat memudahkan dalam mengolah kumpulan nilai para siswa yang tentu saja jumlahnya tidak sedikit.

Belum lagi para guru juga harus menyortir nilai siswa dengan memasang nilai standar tertentu yang pastinya sangat memakan waktu bila dikerjakan secara manual. Untuk itu ikuti langkah-langkah belajar fungsi IF di Microsoft Excel berikut ini.

Rumus Excel IF Menentukan Lulus Tidak Lulus

Fungsi IF pada Microsoft Excel sering dipakai untuk menguji logika. Jadi pengguna dapat melakukan uji logika dari kumpulan sajian data di tabel referensi.

Hasil uji logika akan menunjukkan TRUE jika kondisi nilai terpenuhi dan FALSE bila menunjukkan nilai yang tak terpenuhi.

Jika kamu ingin memakai fungsi IF, kamu perlu memasukkan rumus berikut: =IF(Tes Logika; Kondisi Terpenuhi; [Kondisi Tidak Terpenuhi]).

1. Tes Logika

Tes logika merupakan argumen pertama yang isinya ekspresi logika dan nantinya menghasilkan nilai TRUE atau FALSE. Bagian ini menjadi acuan utama pada fungsi rumus IF.

2. Kondisi Terpenuhi

Kondisi terpenuhi bila hasil nilai dari tes logika menunjukkan kode TRUE.

3. Kondisi Tidak Terpenuhi

Kondisi tidak terpenuhi akan memunculkan kode FALSE jika evaluasi menghasilkan nilai lainnya.

Baca Juga: Apa Itu dan Cara Pakai Rumus IF Pada Excel

Cara Memakai Rumus Excel IF untuk Menentukan Lulus Tidak Lulus

Memakai rumus fungsi IF pada workbook Excel tidaklah sulit. Kamu tinggal ikuti secara runtut langkah-langkah di bawah ini, ya.

1. Mulai Membuat Tabel Referensi

Mulai Membuat Tabel Referensi untuk rumus excel

Untuk awalan, kamu harus membuat tabel referensi. Di kolom pertama isilah dengan nama-nama siswa.

2. Lengkapi Tabel Referensi Sesuai Kebutuhan

Rumus excel Lengkapi Tabel Referensi Sesuai Kebutuhan

Kemudian langsung lengkapi tabel referensi sesuai kebutuhan. Jika rumus Excel IF ingin digunakan sebagai penentu lulus tidak lulus, lengkapi data berupa nilai siswa di setiap mata pelajaran.

3. Tambahkan Tabel Hasil Evaluasi

Rumus excel Tambahkan Tabel Hasil Evaluasi

Setelah selesai mengisi tabel referensi pertama, buatlah tabel kedua yang berisi persentase nilai siswa yang nantinya menjadi indikator kelulusan nilai.

4. Tambahkan Kolom Nilai

Rumus excel Tambahkan Kolom Nilai

Lengkapi lagi tabel referensi dengan menambahkan kolom nilai di sebelah kanan tabel. Tambahkan dengan nilai total, persentase, dan lulus-tidak lulus.

5. Hitung Total Nilai Siswa

Jika seluruh tabel data sudah selesai, mulai hitung total nilai siswa satu demi satu menggunakan rumus =SUM(sel pertama:sel terakhir).

Misalnya pada gambar di atas, pengguna ingin menambahkan seluruh nilai Thomas yang merentang mulai dari sel C5 hingga F5. Dengan begitu pengguna harus memasukkan rumus: =SUM(C5:F5).

Selanjutnya, tekan ENTER kemudian sistem Microsoft Excel akan mengkalkulasikan semuanya secara otomatis dan menunjukkan hasil total berupa angka. Ulangi langkah ini sampai selesai.

Rumus excel Hitung Total Nilai Siswa

  • 6. Mengkalkulasikan Persentase

Lanjutkan dengan mengkalkulasikan persentase pada nilai setiap siswa. Caranya dengan menjumlahkan nilai penuh seluruh mata pelajaran.

Pada contoh di atas, nilai penuh setiap pelajaran adalah 100 dan jumlah mata pelajaran ada empat, sehingga totalnya 400.

Untuk mendapatkan persentase, kamu tinggal memasukkan rumus =sel yang ingin dicari/total nilai.

Kasus di atas nilai total ada pada sel G5, jadi pengguna harus memasukkan rumus =G5/400 kemudian tekan ENTER. Secara otomatis sistem akan menunjukkan persentase nilai siswa.

Rumus excel Mengkalkulasikan Persentase

7. Menentukan Lulus Tidak Lulus

Dalam menentukan lulus dan tidak lulus seorang siswa berdasarkan nilainya, maka pengguna harus memasukkan rumus lagi yang menggunakan tes logika.

Rumus yang perlu dimasukkan adalah: 

=IF(kondisi1,”jika_kondisi_benar1”,IF(kondisi2, “jika_kondisi_benar2”,IF(kondisi3,”jika_kondisi_salah_2”, IF(kondisi4,”jika_kondisi_benar4”,”jika_kondisi_benar5”)))).

Contoh di atas membuat kesimpulan evaluasi yang mengacu pada pada tabel warna hijau di sebelah kanan. Tiap rentang persentase memunculkan kondisi yang disimbolkan dengan huruf A, B, C, D, dan F sebagai indikator lulus tidaknya nilai siswa.

Ketika pengguna hendak mencari evaluasi nilai milik Thomas yang berada di sel  H5, maka pengguna harus memasukkan rumus: =IF(H5>=90%,”A”,IF(H5>=80%,”B”,IF(H5>=70%,”C”,IF(H5>60%,”D”,”F”)))).

Menentukan Lulus Tidak Lulus

Setelah pengguna menekan tombol ENTER, hasil evaluasi akan menunjukkan huruf tertentu sebagai indikator penentu lulusnya siswa. Ulangi tahap ini sampai selesai.

Cara Menghitung Jumlah Lulus di Microsoft Excel

Setelah mengetahui cara memakai rumus IF di Microsoft Excel untuk menentukan lulus tidak lulus, kadang-kadang pengguna jadi bingung bagaimana cara menghitung jumlah siswa lulus dengan yang tidak lulus tanpa perlu dihitung secara manual.

Microsoft Excel memiliki fungsi tersendiri yang dapat mengkalkulasikan jumlah siswa yang lulus dan tidak lulus menggunakan rumus COUNTIF.

Berikut ini uraian rumus COUNTIF secara sederhana: =COUNTIF(Letak sel yang ingin dicari, nilai yang ingin dicari).

Baca juga: 7 Rumus Excel yang Wajib Dikuasai di Dunia Kerja

Misalnya dengan memakai data pada contoh sebelumnya, pengguna ingin mencari jumlah lulus di sel I5 hingga I14. Lalu, indikator lulus berada di rentang A dan B. Maka, pengguna bisa memasukkan rumus: =COUNTIF(I5:I14,”A”)+COUNTIF(I5:I14,”B”).

Secara otomatis Excel akan menunjukkan jumlah kalkulasi siswa lulus yang memperoleh nilai A dan B.  

Hal yang perlu diingat saat mengerjakan rumus Excel adalah jika argumen mengandung kata, pengguna tidak boleh ketinggalan memasukkan tanda kutip ganda (“ “) supaya terbaca oleh sistem sebagai kata.

Baca Juga: Apa Manfaat Mendapatkan Sertifikasi Microsoft Office Specialist?

Membuat Rumus Predikat di Microsoft Excel

Selain menggunakan rumus IF di program Excel, kamu juga dapat menggunakan rumus predikat vlookup untuk menentukan lulus tidak lulus.

Masukkan rumus berikut: =VLOOKUP(Angka_yang_akan_dikonversi;Tabel_referensi;Nomor_urut_kolom_dari_tabel_referensi;TRUE).

Membuat Rumus Predikat di Microsoft Excel


Untuk mencari nilai Thomas pada contoh di atas, rumus predikat Excel yang dimasukkan menjadi: =VLOOKUP(H5;K5:L9;2;TRUE). Lalu, sistem akan langsung memunculkan hasil evaluasi berupa huruf indikator sesuai tabel referensi.

Menguasai rumus-rumus Microsoft Excel tidak lagi jadi masalah jika kamu mengikuti kursus Microsoft Excel bersertifikasi internasional di MyEduSolve. Yuk, tingkatkan keahlianmu dalam menggunakan Excel dengan gabung kursusnya sekarang!

Sumber:

exceldemy.com

Articles Info

author:undefined
Leo Bisma

Belajar Rumus IF dan Rumus Predikat Microsoft Excel Dalam Waktu Singkat

Posted: Thursday, Jul 13, 2023

Updated: Wednesday, Apr 24, 2024

Related Tags

Rumus if
rumus excel
rumus excel lulus tidak lulus

18,074

Recommended Articles