Shop

Arrow Right

My Cart

Arrow Right

10 Tips Memilih Pakaian untuk Interview Kerja

Temukan cara membuat kesan pertama yang berkesan dengan 10 Tips Memilih Pakaian untuk Interview Kerja di artikel MyEduSolve berikut ini!

A journalism graduate now navigating the SEO landscape, I blend journalistic insight with a witty, engaging style, ensuring content is as captivating as it is search-optimized.

Posted: Monday, Dec 18, 2023

Ditinjau oleh Mentor MyEduSolve

Share:

10 Tips Memilih Pakaian untuk Interview Kerja cover

Supaya meningkatkan peluang diterima kerja, tentunya kamu harus memberikan impresi yang baik saat proses interview. Salah satu caranya adalah berpakaian yang formal dan profesional. Artikel ini akan mengulas tips memilih pakaian untuk interview agar kamu bisa tampil profesional dan percaya diri ketika wawancara kerja. Yuk, baca selengkapnya di artikel berikut.

Interview kerja menjadi agenda penting yang harus disiapkan sebaik mungkin. Persiapan pertama untuk menghadiri wawancara kerja adalah memakai kemeja. Kemeja merupakan pakaian yang sederhana tapi tetap tampak berkelas, sehingga dapat memberikan kesan rapi, formal, serta profesional.

Sebaiknya pilih kemeja dengan warna netral seperti kemeja warna putih, hitam, atau biru dongker. Lalu, usahakan juga pakai kemeja polos tanpa motif agar tidak mendistraksi pandangan recruiter saat wawancara kerja berlangsung.

Pakaian berbahan denim atau jeans memang terlihat trendy, tapi sebaiknya tidak dikenakan saat wawancara kerja. Sebab, bahan denim lebih cocok untuk acara yang bersifat santai atau kasual. Misalnya acara keluarga atau hangout dengan teman-teman.

Sebagai gantinya kamu bisa mengenakan celana berbahan kain yang dapat membuat penampilan jadi lebih profesional.

Baca juga: Ingin Sukses Saat Wawancara? Yuk Simak 5 Pertanyaan Interview Kerja Fresh Graduate Berikut!

Mengenakan outer berupa blazer atau jas juga bisa menjadi pelengkap pakaian saat wawancara kerja. Kamu tidak hanya terlihat modis, tapi juga tampak rapi dan lebih profesional.

Akan tetapi, jangan lupa perhatikan juga warna blazer atau jas yang kamu kenakan. Pakailah warna-warna netral yang tidak mencolok. Contohnya, pakailah jas warna hitam yang dipadukan kemeja warna putih untuk tampilan sederhana tapi elegan.

Untuk pakaian yang dipakai saat wawancara kerja, memang paling baik tanpa motif atau polos. Walaupun tidak ada yang melarang pelamar memakai pakaian bermotif, tapi usahakan tidak memakai pakaian dengan motif yang terlalu ramai.

Jika kamu memakai pakaian dengan motif yang terlalu ramai dan mencolok, ada kemungkinan recruiter kurang fokus pada konteks wawancara dan malah sering terdistraksi oleh motif pada pakaianmu.

Ketika wawancara kerja, bukan hanya pakaian yang diperhatikan. Namun, aspek lain pada penampilan seperti rambut juga tidak boleh dilupakan. Untuk perempuan, rambut bisa disisir rapi dan di-styling senatural mungkin. Selain itu, rambut juga bisa dikuncir model ponytail supaya terlihat lebih rapi.

Sementara itu untuk pelamar pria, dianjurkan untuk menata rambut dengan pomade agar rambut lebih mudah diatur dan jadi lebih rapi. Namun, bila rambut cenderung ikal dan susah diatur, kamu bisa memangkasnya supaya tampilan jadi lebih formal.

Baca juga: 6 Cara Menjawab Pertanyaan Interview Kerja

Selain memilih model pakaian yang dikenakan, memilih warna pakaian juga tidak kalah penting. Sudah disebutkan sebelumnya jika sebaiknya memakai pakaian dengan warna-warna netral untuk interview kerja.

Warna-warna netral yang bisa jadi pilihan adalah hitam, putih, biru dongker, dan coklat. Menariknya, masing-masing warna dapat memberikan kesan tersendiri sesuai ilmu psikologi warna.

Melansir dari laman Glints, warna biru dongker bisa memberi kesan percaya diri, jujur, loyal, dan stabil. Kemudian, warna hitam cocok untuk menunjukkan kekuatan dan leadership. Warna abu-abu dapat merepresentasikan profesionalisme dan warna coklat untuk menunjukkan fleksibilitas, percaya diri, dan bisa diandalkan.

Sepatu menjadi salah satu item fashion yang tidak boleh diremehkan, sebab sepatu bisa merepresentasikan pemakainya. Meski kerap diabaikan, tapi pemilihan sepatu yang tepat saat wawancara kerja bisa menambah daya tarik.

Sepatu yang paling baik dipakai saat wawancara kerja adalah sepatu yang bersih, tertutup, dan berwarna gelap. Model sepatu yang paling cocok dipakai untuk interview adalah model oxford dan pantofel.

Untuk perempuan diperbolehkan memakai sepatu heels, namun dengan tinggi hak yang tidak lebih dari tiga inci dan menutupi ujung-ujung kaki.

Lalu, hindari memakai sepatu yang kasual seperti sneaker atau running shoes, karena akan membuat penampilanmu jadi tidak seimbang dan kurang profesional.

Gaya pakaian yang ideal untuk menghadiri wawancara kerja adalah pakaian yang sederhana dan formal. Oleh karena itu, hindari pemakaian aksesoris yang terlalu mencolok.

Pemakaian aksesoris memang bisa meningkatkan daya tarik dan kepercayaan diri, tapi sebaiknya tidak digunakan secara berlebihan saat wawancara kerja karena akan memberikan kesan kurang profesional di hadapan para recruiter.

Selain itu, pemakaian aksesoris yang mencolok juga bisa mengganggu fokus dari recruiter ketika mewawancarai kamu. Jadi, saat wawancara kerja gunakan aksesoris sewajarnya seperti jam tangan kulit dan perhiasan secukupnya.

Baca juga: Tips dan Contoh Menjawab Pertanyaan Interview Ceritakan tentang Diri Anda

Parfum termasuk ke dalam item fashion yang tidak boleh ketinggalan. Menyemprotkan parfum ke tubuh dan pakaian dapat meningkatkan rasa percaya diri bagi pemakainya. Sayangnya, pemakaian parfum yang berlebihan sangat tidak dianjurkan saat interview kerja.

Walaupun bukanlah hal yang dilarang, tapi memakai parfum yang menyengat bisa membuat para recruiter merasa kurang nyaman dan malah jadi kurang fokus pada wawancara kerja. Maka, sebaiknya pakailah parfum dengan wewangian yang lembut.

Jika kamu hendak melakukan wawancara kerja secara online, mungkin kamu bisa lebih longgar dalam memilih pakaian dibandingkan wawancara offline.

Meski begitu, tetap perhatikan kerapian rambut, pakai make-up natural, jangan pakai aksesoris berlebihan, dan pastikan warna kemeja yang kamu kenakan kontras dengan background supaya wajah kamu terlihat jelas di layar komputer recruiter.

Itu dia sepuluh tips memilih pakaian untuk interview kerja yang bisa menjadi bahan referensi kamu nantinya. Kalau kamu sedang mengalami stres, tidak ada salahnya memanfaatkan fitur #TalkToDIAN dari MyEduSolve yang bisa kamu gunakan untuk curhat dengan profesional secara anonim.

Sumber:

What to Wear to an Interview: 2023 Guide  https://www.coursera.org/articles/what-to-wear-to-an-interview (Diakses Desember 2023)

9 Tips Menentukan Pakaian Interview Kerja agar Tampak Profesional https://glints.com/id/lowongan/tips-berpakaian-saat-interview/ (Diakses Desember 2023)

Related Tags

pakaian untuk inteview
pencarian kerja

658

Recommended Articles

Cara Membuat Bleed di InDesign, Cocok Untuk Pemula! cover

Posted: 10 months ago

11 Min Read

Suggest a Topic

What topics are you interested in learning more about? We want to hear from you! Share with us your feedback and article suggestions for our blog.