Shop

Arrow Right

My Cart

Arrow Right

Syarat Melamar Kerja, Apa Saja yang Harus Kamu Persiapkan?

Menyiapkan berkas-berkas adalah hal penting saat akan melamar pekerjaan. Simak apa saja syarat lamaran kerja yang harus kamu persiapkan!

A journalism graduate now navigating the SEO landscape, I blend journalistic insight with a witty, engaging style, ensuring content is as captivating as it is search-optimized.

Posted: Wednesday, Jun 28, 2023

Ditinjau oleh Mentor MyEduSolve

Share:

Syarat Melamar Kerja, Apa Saja yang Harus Kamu Persiapkan? cover

Melamar pekerjaan menjadi hal penting sebelum masuk ke dunia kerja. Itulah mengapa memahami syarat-syarat dalam melamar kerja adalah hal yang sangat penting. Artikel ini akan membantu kamu mengenal lebih dekat tentang apa saja syarat melamar kerja yang harus kamu perhatikan


Syarat Melamar Kerja Yang Perlu Diperhatikan

1. Pendidikan Terakhir

Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa kualifikasi pendidikan seringkali menjadi syarat utama dalam lamaran kerja? Kualifikasi pendidikan adalah 'tiket' kamu ke dunia kerja. 


Bayangkan saja, tiket ini akan membawa kamu melewati pintu gerbang perusahaan. Kualifikasi pendidikan terakhir mencerminkan bahwa kamu telah memiliki pengetahuan dasar dan memahami disiplin ilmu tertentu yang dibutuhkan dalam pekerjaan tersebut.


Maka dari itu, pastikan kamu mencantumkan kualifikasi pendidikanmu dengan jelas dan benar dalam surat lamaran kerja. Tidak perlu berbohong atau membesar-besarkan. Kamu bisa mencantumkan secara detail program studi yang telah kamu tempuh dan instansi pendidikan yang kamu lalui. Ingatlah bahwa kejujuran adalah kunci utama.


2. Pengalaman Kerja Sebelumnya

Salah satu hal penting, yang menjadi persyaratan pada hampir semua lowongan, adalah pengalaman kerja sebelumnya. Pengalaman kerja menunjukkan bahwa kamu telah terbiasa dengan lingkungan kerja dan memahami apa yang dibutuhkan dalam pekerjaan tersebut.


Maka, jangan lupa untuk mencantumkan informasi ini dalam lamaran. Kamu bisa menulisnya dalam bentuk daftar dan mengisinya dengan posisi yang pernah kamu kerjakan, perusahaan tempat kamu bekerja, dan periode kerja. Jangan malu untuk mencantumkan pengalaman kerjamu meski itu hanya magang atau pekerjaan paruh waktu. Setiap pengalaman adalah nilai plus!


3. Keahlian dan Kompetensi

Skill dan kompetensi menunjukkan bahwa kamu tidak hanya mengerti teori, tapi juga bisa mengaplikasikannya dalam praktek.


Untuk itu, carilah informasi tentang keterampilan dan kompetensi apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut. Lalu, coba pikirkan, keterampilan dan kompetensi apa yang kamu miliki yang bisa mendukung pekerjaan tersebut? Jika sudah, tuliskan secara jelas dalam lamaran kerjamu.


Baca juga: Mari Mengenal Apa Itu Cover Letter, Bagian Penting Ketika Ingin Melamar Pekerjaan

4. Surat Lamaran Kerja dan CV

Surat lamaran kerja dan resume yang baik dan efektif akan memudahkan HRD untuk untuk mengenalmu lebih baik dan menilai apakah kemampuan dan latar belakangmu cocok untuk direkrut perusahaan.


Pastikan surat lamaran kerjamu ditulis dengan struktur dan bahasa yang baik dan sopan. Kamu juga perlu memastikan bahwa resume kamu rapi dan informatif. Pada dasarnya, surat lamaran kerja dan resume adalah representasi dirimu, jadi pastikan mereka mewakili dirimu dengan baik!


Dokumen Untuk Melamar Pekerjaan

Jika sudah memahami syarat umum yang biasanya ada dalam lowongan pekerjaan, saatnya menyiapkan dokumen-dokumen yang mungkin akan kamu butuhkan dalam proses rekrutmen:


1. Surat lamaran kerja

Surat lamaran kerja adalah bentuk pernyataan pertama bahwa kamu siap berkontribusi pada perusahaan. Pastikan penulisan surat lamaran kerjamu rapi, informatif dan menunjukkan sikap profesional.


Kamu perlu memastikan bahwa surat lamaranmu mencakup hal-hal penting seperti posisi yang kamu lamar, alasannya, serta pengalaman dan kualifikasi yang kamu miliki. Dan tentu saja, jangan lupa untuk mengecek ejaan dan tata bahasa!


2. CV atau resume

CV atau resume yang menarik biasanya ringkas, mudah dibaca, dan berisi informasi penting seperti pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan yang kamu miliki. Buatlah desain yang menarik namun tetap profesional, dan pastikan semua informasi yang diberikan akurat dan up to date.


3. Foto

Foto bisa memberikan kesan pertama yang kuat kepada HRD. Pilihlah foto yang terlihat profesional dan memperlihatkan sikap positif. Hindari foto yang terlalu santai atau tidak sesuai konteks profesional.


Baca juga: Berikut ini Contoh CV ATS Friendly dan Cara Membuatnya!

4. Ijazah dan transkrip nilai

Ijazah dan transkrip nilai adalah dokumen yang membuktikan potensi dan keilmuan yang kamu miliki. Ijazah menunjukkan bahwa kamu telah menyelesaikan pendidikanmu, sementara transkrip nilai menunjukkan sejauh mana kamu 'menguasai' bidang yang kamu pelajari tersebut. Pastikan kamu menyertakan scan yang jelas dan terbaca dari dokumen-dokumen ini.


5. Sertifikat dan dokumen pelatihan

Sertifikat dan dokumen pelatihan  bisa menambah nilai plus pada lamaran kerja yang kamu kirimkan. Sertifikat menunjukkan bahwa kamu telah mendapatkan pelatihan atau memiliki keterampilan tertentu. Pastikan untuk menyertakan sertifikat yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar.


6. Referensi

Referensi bisa berupa rekomendasi dari orang yang pernah bekerja sama denganmu atau mentor yang mengenalmu baik. Jika perusahaan memintanya, pastikan kamu sudah mendapatkan izin dari orang yang menjadi referensimu.


7. Formulir data pribadi dari perusahaan

Formulir ini biasanya berisi data pribadi dan detail lainnya yang diperlukan oleh perusahaan. Pastikan kamu mengisi formulir ini dengan jujur dan teliti.


8. Surat keterangan sehat

Surat keterangan sehat adalah dokumen tambahan yang biasanya diinginkan perusahaan untuk memastikan kamu fit secara fisik untuk melaksanakan tugas yang kamu miliki. Kamu bisa mendapatkan surat keterangan ini dari dokter.


9. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Terakhir, walau tidak banyak perusahaan yang membutuhkan ini, tapi SKCK kadang diperlukan sebagai dokumen yang membuktikan kamu belum pernah terlibat dalam pelanggaran hukum. SKCK umumnya diperlukan jika kamu mendaftar pada pekerjaan di bidang pelayanan masyarakat atau yang berhubungan dengan penegakan hukum.


Baca juga: Apa Itu Portofolio dan Bagaimana Cara Membuatnya?


Namun, yang paling penting dari semua ini adalah sikap dan mental kamu dalam melamar pekerjaan. Kamu harus percaya diri, tetapi juga siap menerima kenyataan bahwa mungkin kamu akan menghadapi penolakan. Tapi, jangan pernah menyerah. Ingatlah, setiap penolakan adalah satu langkah lebih dekat ke penawaran pekerjaan yang tepat.


Begitu penjelasannya, MESFriend! Memahami dan mempersiapkan syarat lamaran kerja memang bukan perkara sederhana. Namun, itu bukan berarti kamu tidak dapat belajar dan menguasainya. 


Dengan bimbingan yang tepat, latihan yang konsisten, dan tentu saja, rasa percaya diri, kamu pasti bisa memahami dan mempersiapkan syarat lamaran kerja yang tepat dan efektif. Semoga panduan dan saran dalam artikel ini dapat membantumu dalam mempersiapkan syarat lamaran kerja yang memikat.


Jika kamu memiliki pertanyaan lain seputar karier dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa, kamu dapat berbagi ceritamu secara anonim dengan HR Professional MyEduSolve melalui #TalkToDIAN, ya!


Related Tags

Syarat lamaran kerja
melamar pekerjaan
resume
cv

89,044

Suggest a Topic

What topics are you interested in learning more about? We want to hear from you! Share with us your feedback and article suggestions for our blog.