Shop

Arrow Right

My Cart

Arrow Right

Mengenal Rumus Excel untuk Akuntansi dan Cara Menyusun Laporan Keuangan

Artikel ini akan membahas berbagai rumus Excel yang wajib diketahui oleh seorang akuntan serta langkah-langkah mudah untuk menyusun laporan keuangan.

An undergraduate digital public relations student with a passion for writing an a keen interest in digital journalism. I love learning new things and staying up-to-date with the latest trends.

Posted: Monday, Jul 08, 2024

Ditinjau oleh Mentor MyEduSolve

Share:

Mengenal Rumus Excel untuk Akuntansi dan Cara Menyusun Laporan Keuangan cover

Dalam dunia akuntansi, Excel digunakan untuk berbagai keperluan seperti menyusun laporan keuangan, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan masih banyak lagi. Dengan berbagai rumus yang tersedia, Excel memudahkan perhitungan, analisis, dan otomatisasi tugas-tugas akuntansi. 

Dalam artikel ini, kita akan mengenal berbagai rumus Excel yang penting bagi seorang akuntan dan langkah-langkah efektif untuk menyusun laporan keuangan dengan mudah dan tepat. 

Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Baca juga: 15 Rumus Excel Penting Untuk Pekerjaan Administrasi

Rumus Excel Apa Saja yang Harus dikuasai Accounting?

Sebagai seorang akuntan, menguasai berbagai rumus Excel merupakan keterampilan yang sangat penting. Berikut beberapa rumus excel yang sering digunakan dalam akuntansi: 

1. Rumus SUM

  • Digunakan untuk menjumlahkan kumpulan angka atau data dari beberapa sel.

  • Sintaks SUM: =SUM(angka1;[angka2];...)

2. Rumus IF

  • Digunakan untuk membuat perbandingan logis antara nilai dan perkiraan dengan menguji kondisi dan mengembalikan hasil jika True atau False.

  • Sintaks IF: =IF(logical_test, value_if_true, [value_if_false])

3. SUMIF

  • Digunakan untuk menjumlahkan data yang memenuhi kriteria tertentu.

  • Sintaks SUMIF: =SUMIF(range, criteria, [sum_range])

4. SUMIFS

  • Digunakan untuk menjumlahkan data yang memenuhi kriteria dari beberapa range.

  • Sintaks SUMIFS: =SUMIFS(sum_range;criteria_range1; criteria1;[criteria_range2, criteria2]; ...)

5. AVERAGE

  • Digunakan untuk menghitung rata-rata dari sekumpulan data atau angka.

  • Sintaks AVERAGE: =AVERAGE(number1, [number2], ...)

6. VLOOKUP

  • Digunakan untuk mencari nilai secara vertikal dan mengembalikan nilai dari kolom lain yang ada di baris yang sama.

  • Sintaks VLOOKUP: =VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num, [range_lookup])

7. HLOOKUP

  • Serupa dengan VLOOKUP, namun mencari nilai secara horizontal.

  • Sintaks HLOOKUP: =HLOOKUP(lookup_value, table_array, row_index_num, [range_lookup])


Baca juga: Pelajari Rumus Excel HLOOKUP, Sintaks, Fungsi dan Contoh Penggunaannya

8. COUNTA

  • Digunakan untuk menghitung semua nilai dalam kumpulan data, termasuk yang muncul lebih dari sekali dan nilai teks (termasuk string panjang nol dan spasi kosong)

  • Sintaks COUNTA: =COUNTA(value1; [value2]; ...)

9. COUNTIF

  • Digunakan untuk menghitung jumlah sel dalam rentang tertentu yang memenuhi kriteria tertentu.

  • Sintaks COUNTIF: =COUNTIF(Range; Kriteria)

10. PROPER

  • Digunakan untuk mengubah teks menjadi format huruf kapital di awal kata, sedangkan karakter lain dalam kata tetap huruf kecil.

  • Sintaks PROPER: =PROPER(Teks)

Cara Membuat Laporan Keuangan dengan Microsoft Excel

Setelah memahami berbagai rumus Excel yang sering digunakan dalam akuntansi, sekarang saatnya belajar cara membuat laporan keuangan dengan Microsoft Excel. Laporan keuangan terdiri dari berbagai jenis, seperti laporan laba rugi, neraca, laporan arus kas, dan lainnya.

Langkah awal menyusun laporan keuangan pada Excel adalah memastikan kamu memiliki semua data keuangan yang diperlukan. Contohnya seperti pendapatan, biaya, dan aset. Berikut langkah-langkah selanjutnya:

  1. Buka Excel dan buat workbook baru. Beri nama workbook sesuai dengan jenis laporan keuangan yang akan dibuat.

  2. Buat sheet terpisah untuk setiap jenis laporan, seperti "Laporan Laba Rugi," "Neraca," dan "Arus Kas."

  3. Tentukan struktur laporan yang akan dibuat. Misalnya, untuk laporan laba rugi, buat bagian untuk pendapatan, biaya, dan laba bersih.

  4. Masukkan data keuangan ke dalam sheet yang relevan.


Baca juga: 7 Rumus Excel yang Wajib Dikuasai di Dunia Kerja


  1. Gunakan rumus Excel yang telah dipelajari untuk mengolah data di laporan keuangan seperti SUM, IF, VLOOKUP atau yang lainnya untuk melakukan perhitungan secara otomatis.

  2. Periksa kembali semua data dan perhitungan untuk memastikan agar tidak ada kesalahan. 

  3. Save workbook Excel-mu dan buat backup file untuk menghindari kehilangan data.

  4. Setelah laporan selesai, cetak atau bagikan dalam format digital (seperti PDF) kepada stakeholder yang membutuhkan laporan tersebut.


Selesai! Itulah berbagai rumus Excel akuntansi dan cara mudah membuat laporan keuangan. 


Untuk kamu yang masih pemula dalam menggunakan Excel, jangan khawatir! Kamu bisa menjadi lebih terampil dengan mengikuti Sertifikasi Microsoft Office Specialist Excel Associate dari MyEduSolve.


Dapatkan info menarik lainnya di website MyEduSolve. Get Certified, Be Qualified!

Semoga bermanfaat!

Related Tags

rumus excel akuntansi
pengembangan skill

106

Recommended Articles

Relevant Certifications

Suggest a Topic

What topics are you interested in learning more about? We want to hear from you! Share with us your feedback and article suggestions for our blog.