Shop

Arrow Right

My Cart

Arrow Right

4 Gaya Penulisan yang Wajib Kamu Ketahui Sebagai Penulis

Apakah kamu bekerja sebagai penulis? Jika iya, maka kamu perlu ketahui berbagai jenis gaya penulisan lewat artikel ini!

Posted: Friday, Apr 21, 2023

Share:

4 Gaya Penulisan yang Wajib Kamu Ketahui Sebagai Penulis cover

Jika kamu bekerja sebagai penulis, memahami gaya penulisan tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan menulismu, tapi juga kemampuan verbal secara keseluruhan.


Memahami berbagai gaya penulisan bisa membantumu untuk meningkatkan kemampuan komunikasi yang lebih efektif.


Selain itu, komunikasi yang efektif bisa tercapai jika kamu memahami penggunaan gaya penulisan yang sesuai dengan tujuan.


Maka dari itu, kali ini MyEduSolve akan menjelaskan kepadamu pengertian hingga 4 gaya penulisan apa saja yang wajib kamu kuasai.


Simak penjelasannya berikut ini, ya!


Apa Itu Gaya Penulisan

Menurut Indeed, gaya penulisan adalah teknik menulis yang digunakan untuk mengkomunikasikan maksud dari tulisan agar pembaca bisa memahami dengan baik.


Pada umumnya, setiap penulis memiliki ciri khasnya masing-masing, hal tersebut bukan menjadi alasan karena menyesuaikan gaya penulisan perlu dilakukan agar pesan bisa tersampaikan dengan baik ke pembaca.


Penulis perlu menyesuaikan gaya penulisan yang diperlukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.


Misalkan, sebuah produk baru saja diluncurkan, sebagai penulis harus menggunakan gaya penulisan yang persuasif untuk meyakinkan konsumen membeli produk tersebut.


Baca juga: Apa Itu UX Writer dan Skill yang Harus Dimiliki


4 Jenis Gaya Penulisan

URI menjelaskan untuk menentukan gaya penulisan yang tepat, kamu perlu mengetahui target pembaca dan tujuannya.


Oleh karena itu, berikut adalah 4 jenis gaya penulisan yang bisa kamu kembangkan sebagai penulis:


  1. Persuasif

Gaya menulis persuasif digunakan untuk meyakinkan pembaca untuk mengambil sebuah keputusan.


Kamu bisa menggunakan gaya menulis ini saat ingin memasarkan produk terbaru perusahaanmu, sehingga bisa membujuk pembaca untuk melakukan pembelian.


Untuk meyakinkan pembaca, biasanya gaya penulisan persuasif memuat elemen justifikasi dan alasan sehingga relevan bagi pembaca.


Berikut adalah contoh gaya penulisan persuasif:


  • Brosur perusahaan

  • Periklanan

  • Proposal bisnis

  • Cover letter

  • Recommendation letter

  • Review produk/jasa


  1. Naratif

Berikutnya adalah gaya penulisan naratif, yaitu sebuah tulisan yang menceritakan suatu kisah yang memiliki awalan hingga akhir dengan jelas.


Tujuan gaya penulisan naratif adalah untuk menceritakan sesuatu yang bisa menarik perhatian pembaca.


Penulis biasanya akan menyertakan kejadian kilas balik agar pembaca bisa lebih merasakan ceritanya.


Selain itu, penggunaan karakter dan dialog melengkapi sebuah kisah sukses dari gaya penulisan naratif.


Berikut adalah contoh gaya penulisan naratif:


  • Biografi

  • Penulisan skenario film

  • Puisi

  • Novel

  • Cerpen


  1. Eksposisi

Gaya penulisan eksposisi biasa digunakan untuk menyampaikan sebuah informasi ke pembaca.


Jenis gaya penulisan ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman lebih kepada pembaca mengenai topik yang dibahas.


Pada umumnya, gaya penulisan ini bersifat objektif dan tidak melibatkan opini dari penulis dan tulisan dibuat urut agar memudahkan pembaca untuk memahami topik yang sedang dibahas.


Berikut adalah contoh gaya penulisan eksposisi:


  • Artikel pendidikan

  • Koran

  • Buku manual atau instruksi

  • Tulisan ilmiah, bisnis, teknis

  • Buku resep


Baca juga: Asah 11 Skill Digital Marketing Ini untuk Siap Bersaing!


  1. Deskriptif

Gaya penulisan deskriptif memiliki fokus kepada hal yang lebih detail seperti latar, karakter, hingga peristiwa.


Tujuan dari penulisan deskriptif adalah membuat pembaca merasakan hal yang sama dengan tulisan yang diceritakan.


Penulis yang menggunakan gaya penulisan deskriptif ini biasa menggunakan pengandaian dan perumpamaan melalui tulisannya.


Sehingga, biasanya gaya penulisan deskriptif akan condong ke sebuah tulisan yang lebih personal, subjektif, dan tidak panjang.


Berikut adalah contoh gaya penulisan deskriptif:


  • Puisi

  • Diary

  • Jurnal pribadi


Demikian penjelasannya, MESFriend! Kamu bisa menjadi seorang penulis yang hebat jika telah memahami dan mengimplementasikan 4 gaya penulisan yang sudah dijelaskan ke dunia kerja!


Jika kamu punya pertanyaan lain seputar tips karier namun bingung harus bertanya ke siapa, bisa kamu ceritakan secara anonim ke HR Professional MyEduSolve melalui #TalkToDIAN, ya!



Referensi:


  1. 4 Types Of Writing Styles And 12 Tips For Improving Yours

  2. Writing Styles

  3. Four Different Types of Writing Styles: Expository, Descriptive, Persuasive, and Narrative

Related Tags

Gaya Penulisan

4,179

Recommended Articles

Suggest a Topic

What topics are you interested in learning more about? We want to hear from you! Share with us your feedback and article suggestions for our blog.